Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Jasa Konsultan Sertifikat Laik Fungsi

Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF) 08122697272 – Pembangunan di Indonesia semakin berkembang dan maju. Terlihat dari persiapan infrastruktur yang disiapkan oleh pemerintah mulai dari pembangunan tol di Pulau Jawa yang begitu pesat dan beberapa infrastruktur lainnya di luar Pulau Jawa yang disiapkan untuk kemajuan bangsa ini.

Dengan infrastruktur yang lebih baik, maka tentu akan berdampak pada pembangunan lainnya. Tentu pembangunan seperti properti layaknya hunian vertikal, industri, pusat perbelanjaan, perumahan juga semakin berkembang. Tentu untuk sebuah pembangunan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. Agar pembangunan dilakukan secara teratur tertata dan layak untuk beroperasi.

Sebelum melakukan pembangunan tentu ada banyak yang harus diurus masalah perijinan, salah satunya adalah Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Setelah pembangunan selesai, sebelum bangunan tersebut beroperasi, maka perlu dilakukan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Dan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) merupakan syarat mutlak dalam mengurus persyaratan lainnya. Misal dalam hal bangunan rumah susun, dalam mengurus Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun [SHSRS] harus ada sertifikat laik fungsi (SLF) tersebut. Kalau tidak ada sertifikat laik fungsi (SLF), maka Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun [SHSRS] tersebut tidak akan terbit. Begitu juga untuk bangunan lainnya.

Untuk itu, kami sebagai Konsultan Jasa Pengurusan Sertifikat Laik Fungsi mencoba menjelaskan dan memberikan pengertian mengenai Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Jasa konsultan sertifikat laik fungsi slf

Mengenai Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

1. Dasar Hukum Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/PRT/M/2018 TENTANG SERTIFIKAT LAIK FUNGSI BANGUNAN GEDUNG.

2. Definisi Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Berdasarkan Permen PUPR No. 27 tahun 2018, Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung yang selanjutnya disebut SLF adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah kecuali untuk Bangunan Gedung Fungsi Khusus oleh Pemerintah Pusat, untuk menyatakan kelaikan fungsi Bangunan Gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan.

3. Fungsi Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Mewujudkan Bangunan  Gedung yang Laik  Fungsi sesuai  fungsi  dan klasifikasi  Bangunan  Gedung  yang  diselenggarakan secara  tertib  untuk  menjamin  keandalan  dan  kepastian hukum dalam penyelenggaraan Bangunan Gedung.

4. Klasifikasi Bangunan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

SLF diklasifikasikan berdasarkan jenis dan luasan bangunan.

  • Kelas A untuk bangunan non rumah tinggal di atas 8 lantai,
  • Kelas B untuk bangunan non rumah tinggal kurang dari 8 lantai.
  • Kelas C untuk bangunan rumah tinggal lebih atau sama dengan 100m2,
  • Kelas D untuk bangunan rumah tinggal kurang dari 100m2.

5. Persyaratan kelaikan  fungsi Bangunan  Gedung

a. Persyaratan Administratif Bangunan Gedung

– status hak atas tanah; 

–  status kepemilikan Bangunan Gedung; dan

– IMB.

b. Persyaratan Teknis Bangunan Gedung

–  persyaratan tata bangunan (intensitas Bangunan Gedung, arsitektur Bangunan Gedung, persyaratan pengendalian dampak lingkungan) ; dan

– persyaratan keandalan bangunan gedung (kesehatan, kenyamanan, kemudahan).

6. Dokumen Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

 Pemilik Bangunan Gedung atau Pengguna Bangunan Gedung yang  telah  menyelesaikan  proses  penerbitan  atau perpanjangan SLF memperoleh:  

a.  dokumen SLF; 

b.  lampiran dokumen SLF; dan  

c.  label SLF.

7. Masa Berlaku Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Masa berlaku SLF 5 tahun untuk bangunan non-rumah tinggal dan 10 tahun untuk bangunan rumah tinggal. Sebelum masa berlaku habis, pemilik gedung harus mengajukan kembali permohonan perpanjangan SLF. Permohonan dilengkapi laporan hasil Pengkajian Teknis Bangunan Gedung oleh pengkaji teknis dari pengembang yang memiliki Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB) bidang Pengkaji Bangunan.

 

Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

Itulah beberapa informasi mengenai sertifikat laik fungsi (SLF) yang bisa kami berikan. Masih banyak seluk beluk tentang sertifikat laik fungsi (SLF). Dalam prosesnya ada beberapa tahap yang akan dilalui, dan tidak bisa sembarang konsultan atau perusahaan yang bisa mengurus sertifikat laik fungsi (SLF) tersebut. Yang dapat mengerjakan pengurusan sertifikat laik fungsi (SLF) harus perusahaan atau konsultan yang direkomendasikan oleh pemerintah setempat atau yang mempunyai kualifikasi pengurusan sertifikat laik fungsi (SLF). Untuk itu kami sebagai Konsultan Jasa Pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang telah berpengalaman dalam mengurus sertifikat laik fungsi (SLF) di berbagai daerah dan berbagai bangunan yang telah kami kerjakan yang profesional dan cepat. Untuk informasi lebih lanjut hubungi :

Telp./WA 08122697272

ARDI

Bagikan :

2 tanggapan pada “Tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF)”

  1. Pingback: Jasa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Serang | Jasa SLF 08122697272

  2. Pingback: Jasa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Cikarang (Bekasi) | 08122697272

Tinggalkan Balasan